Postingan

Sendiri

Yang paling menyedihkan adalah kau tak lagi punya sosok yang mampu menenangkan, bahu untuk bersandar, telinga untuk mendengarkan, dan senyum yang tak lagi membawa kehangatan. Jika dengan bercerita lalu malah disalahkan, lebih baik diam dan memendam sendiri. Sejatinya aku memang sendirian. Berjuang. Hidup. Sedih. Bahagia. Suka. Duka. Terpuruk. Bangkit.

Paling Rendah

Sebagai seorang makhluk ciptaan Allah, aku rasa aku adalah hamba yang paling rendah. Seringkali aku mengeluh, ketika apa yang ku terima tak sesuai dengan harapanku. Seringkali aku menggerutu, ketika apa yang ku inginkan tak dapat ku raih. Seringkali aku menyalahkan dan menggantungkan diri serta harap kepada orang lain. Suamiku sering bilang 'jangan ngeluh mulu kenapa sih. syukuri aja apa yang kita punya sekarang.' Kemarin-kemarin aku kesal jika disindir seperti itu. Aku masih mengedepankan ego ku, aku masih sulit menerima apa yang memang bukan untuk ku, aku masih sulit membuang hal negatif yang sangat banyak dan lama-lama mengerikan yang ada di dalam diriku. Aku... aku hanya hamba yang kualitasnya rendah, sangat rendah, paling rendah. Belakangan aku merasa sangat berantakan. Sebagai seorang istri, aku tak bisa melayani suamiku dengan baik. Urusan rumah berantakan dan tak selesai. Karier ku juga semakin tak jelas dan tak tau mau kemana arahnya. Komunikasi ku d...

Random

Sejak dulu, aku selalu mikir kalau menulis adalah obat warasku. Tapi belakangan aku jadi jarang banget nulis. Gak tau mau nulis apa, padahal sebenarnya di kepalaku sedang ada gulungan besar semrawut amburadul yang minta untuk segera dirapihkan. Pusing sama  diri sendiri rasanya hahaha. Akhir-akhir ini aku jadi lebih sering banyak mikir untuk melakukan apapun. Padahal aku biasanya gak mikir :/ apa ya, aku jadi gak berani ambil resiko. Jadi cemas akan hal-hal  yang akan terjadi kedepannya kalau sekarang aku begini. Begini, begitu, lalu? Mungkin aku mulai dewasa ya? Mungkin aku mulai memikirkan orang-orang disekitar ku? Mungkin aku... ah, selalu banyak kemungkinan rasanya. Kan, jadi makin bingung aku.

25 Februari 2019

Ya Allah, aku cuma pingin bilang terimakasih. Untuk segalanya hari ini. Untuk mereka yang tak pernah berhenti mengingatkanku akan kebaikan. Untuk mereka yang tak pernah berpaling kala aku hilang arah. Untuk mereka yang tak malu menunjukan rasa khawatir dan perhatian terhadapku. Ya Allah, jaga dan lindungi mereka selalu,  ya?

Pernah gak?

Pernah gak, kamu tiba-tiba seperti kehilangan arah? Tiba-tiba kamu gak punya tujuan hidup. Kamu ngerasa capek banget, tapi gak terlihat apa aja yang uda kamu lakuin? Waktu terus jalan, tapi kamu semakin gak tau tujuan kamu hidup itu apa, apa aja yang ingin kamu capai. Kayak uda gak punya semangat. Haha Waktu terus jalan, tapi gak ada perubahan. Sedih, ya?

Aku Hanya Ingin Bercerita

Kali ini aku hanya ingin bercerita. Kalian tau gak kalau ada beberapa orang yang mampu merasakan dan menyerap energi negatif ataupun positif dari sekelilingnya? Pasti banyak ya yang bisa merasakan seperti itu? Banyak yang bilang sih itu rasa peka terhadap sesuatu yang lebih tajam dari pada umumnya, tapi menurutku itu lebih dari sekedar itu. Aku salah satunya. Aku termasuk kedalam golongan orang-orang yang dengan mudah dan cepat sekali menyerap energi-energi di sekitar ku. Terlebih energi negatif hehehe. Ada perubahan sedikit, aku langsung merasakan itu lalu menduga-duga apakah perubahan itu adalah aku penyebabnya? Lalu kalau perasaan oranglain sedang tidak baik, akupun bisa dengan cepat merasakan itu. Gak jarang perasaan oranglain bisa mempengaruhi perasaanku seharian pula. Payah banget ya? Aku belum bisa nih mengendalikannya. Aku belum bisa untuk gak cepat terbawa keadaan atau energi sekitar. Ada enak dan enggaknya sih. Enaknya aku bisa antisipasi untuk lebih menjaga sikap dan p...

Mood

ISH SEBEL BANGET