Ayah

Saat ini aku masih disini, masih tetap sama seperti 18 tahun yang sudah terlewati.
Aku masih disini, disebuah rumah kecil tapi ada yang kurang kala salah satu pergi.
Aku masih disini, masih menjadi putri kecilmu yang manja kala didekatmu.
Aku masih disini, dengan segala perubahan yang sungguh aku tunjukan padamu.
Aku masih disini, disini. Ditempat yang sama. Kala kita tertawa dan bercanda bersama. Aku merindukan tawamu kala bertatap muka.

Ya Ayah, aku selalu merindukanmu
Ketika kau membuka pintu dan aku ada dihadapmu.
Ya Ayah, aku selalu bahagia
ketika aku bisa menyambutmu pulang dan melihat senyummu.
Ya Ayah, aku selalu menangis
Ketika aku membuatmu marah dan kecewa atas segala tingkahku.
Ya Ayah, aku selalu belajar
Belajar menjadi anak yang kau harapkan agar kelah Allah senantiasa meridhoiku.


Ayah... Aku selalu berusaha menjadi putri kecilmu yang mampu membuatmu bangga dan bahagia. Meskipun sudah banyak rasa kecewa dan amarah yang aku torehkan untukmu.

Aku ingin kau melihatku dengan bangganya nanti
Aku ingin kelak hari tuamu tak ku lewatkan untuk menjaga dan merawatmu
Aku ingin kelak nanti tanggung jawabku bisa ku urus dengan kerja keras, dengan kesuksesan dan dengan iringan do'a mu.

Ayah, tak ada laki-laki yang mampu menjaga hatiku seperti engkau menjagaku.
Ayah, tak ada laki-laki yang mampu membuatku bahagia seperti bahagia saat disampingmu.
Ayah, kembali... aku merindukanmu...


Ijinkan putrimu ini menjadi apa yang patutnya aku menjadi
Ingatkan aku selalu, bimbing aku dan tuntun aku selalu selamanya
Hingga nanti kau akan menitipkanku kepada laki-laki yang kau percayai mampu menjagaku, membimbingku dan menggantikanmu. Meski aku tau, kau tak akan ada yang mampu menggantikan.


Aku mencintaimu Ayah dan aku ingin Dia melimpahkan segala kebahagiaan dan keselamatan dimanapun Ayah berada.


Putri kecil yang sangat rindu tawa dan candaanmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Random

Sendiri

Pernah gak?