Sejak dulu, aku selalu mikir kalau menulis adalah obat warasku. Tapi belakangan aku jadi jarang banget nulis. Gak tau mau nulis apa, padahal sebenarnya di kepalaku sedang ada gulungan besar semrawut amburadul yang minta untuk segera dirapihkan. Pusing sama diri sendiri rasanya hahaha. Akhir-akhir ini aku jadi lebih sering banyak mikir untuk melakukan apapun. Padahal aku biasanya gak mikir :/ apa ya, aku jadi gak berani ambil resiko. Jadi cemas akan hal-hal yang akan terjadi kedepannya kalau sekarang aku begini. Begini, begitu, lalu? Mungkin aku mulai dewasa ya? Mungkin aku mulai memikirkan orang-orang disekitar ku? Mungkin aku... ah, selalu banyak kemungkinan rasanya. Kan, jadi makin bingung aku.
Yang paling menyedihkan adalah kau tak lagi punya sosok yang mampu menenangkan, bahu untuk bersandar, telinga untuk mendengarkan, dan senyum yang tak lagi membawa kehangatan. Jika dengan bercerita lalu malah disalahkan, lebih baik diam dan memendam sendiri. Sejatinya aku memang sendirian. Berjuang. Hidup. Sedih. Bahagia. Suka. Duka. Terpuruk. Bangkit.
Pernah gak, kamu tiba-tiba seperti kehilangan arah? Tiba-tiba kamu gak punya tujuan hidup. Kamu ngerasa capek banget, tapi gak terlihat apa aja yang uda kamu lakuin? Waktu terus jalan, tapi kamu semakin gak tau tujuan kamu hidup itu apa, apa aja yang ingin kamu capai. Kayak uda gak punya semangat. Haha Waktu terus jalan, tapi gak ada perubahan. Sedih, ya?
Komentar
Posting Komentar